Jakarta (KABARIN) - Apple dilaporkan melakukan pergeseran strategi besar di lini perangkat wearable dengan memangkas sejumlah pengembangan Vision Pro generasi terbaru. Perusahaan kini disebut lebih memfokuskan sumber daya pada dua produk kacamata pintar yang dinilai memiliki peluang pasar lebih luas.
Mengutip laporan Macrumors pada Rabu (3/6) waktu setempat, analis Apple Ming-Chi Kuo menyebut keputusan tersebut telah mendapat persetujuan dari calon CEO Apple, John Ternus, yang akan resmi memimpin perusahaan pada 1 September 2026.
Menurut Kuo, Apple menghentikan rencana pengembangan Vision Pro generasi kedua serta Vision Air yang sebelumnya dirancang dengan desain lebih ringan. Sebagai gantinya, perusahaan kini hanya melanjutkan dua proyek utama, yakni kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) yang akan bersaing dengan Ray-Ban Meta serta kacamata augmented reality (AR) yang dilengkapi layar.
“Saya menilai penghentian lini Vision Pro merupakan langkah yang tepat karena Apple mengalihkan sumber dayanya ke kacamata pintar yang memiliki potensi pasar massal lebih besar,” kata Kuo dalam laporannya.
Ia juga memperkirakan kacamata pintar AI Apple akan meluncur pada 2027, sementara versi AR dengan teknologi optical waveguide baru akan hadir paling cepat pada 2029. Teknologi ini memungkinkan proyeksi gambar dari mikro layar ke mata pengguna melalui sistem optik khusus, sehingga konten digital dapat tampil menyatu dengan lingkungan nyata.
Di sisi lain, jurnalis Bloomberg Mark Gurman menyebut Vision Air sebenarnya sudah dihentikan sejak Oktober 2025, sementara proyek kacamata yang terhubung ke Mac dibatalkan pada Januari 2025.
Gurman juga memperkirakan kacamata pintar AI Apple baru akan dirilis pada akhir 2027. Meski demikian, ia menambahkan bahwa Apple masih menguji Vision Pro generasi kedua, namun produk tersebut saat ini “dibekukan” dan belum menjadi prioritas utama.
Dalam laporan lain, Gurman menyebut Apple masih mengembangkan versi Vision Pro yang lebih ringan dan lebih terjangkau, tetapi kemungkinan baru meluncur pada akhir 2028 atau 2029.
Perubahan strategi ini terjadi menjelang transisi kepemimpinan di Apple, dengan John Ternus dijadwalkan mulai menjabat sebagai CEO pada September 2026. Sementara itu, CEO saat ini Tim Cook akan tetap berada di perusahaan sebagai Executive Chairman.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026